Kutai Kartanegara – Fasilitas olahraga air kebanggaan masyarakat Kutai Kartanegara (Kukar), Kolam Renang Junjung Buyah, segera menjalani proses revitalisasi.
Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar memastikan bahwa rencana renovasi skala besar akan direalisasikan dalam waktu dekat, agar kolam bersejarah di Tenggarong ini semakin layak menjadi pusat aktivitas olahraga air dan arena penyelenggaraan kejuaraan tingkat provinsi hingga nasional.
Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, menjelaskan bahwa rencana renovasi tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan langsung Bupati Kukar, usai pelantikan pengurus cabang olahraga Akuatik Kukar.
Ia menyebut kolam renang ini merupakan salah satu fasilitas yang paling sering dimanfaatkan masyarakat maupun komunitas olahraga air.
“Bupati menugaskan agar Kolam Junjung Buyah segera diperbarui sehingga lebih representatif dan siap menyambut berbagai ajang besar. Kolam ini memang masih berfungsi baik, namun sudah membutuhkan pembenahan secara menyeluruh,” ujar Ali pada Kamis (4/12/2025.
Kolam Renang Junjung Buyah selama ini rutin menjadi tuan rumah berbagai kegiatan olahraga, mulai dari kejuaraan daerah hingga lomba terbuka lintas kabupaten.
Bahkan, fasilitas tersebut kerap dipilih sebagai lokasi pelaksanaan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) serta sejumlah turnamen tingkat Kalimantan Timur.
“Kegiatan dari luar daerah, seperti Balikpapan dan Samarinda, juga banyak terselenggara di sini. Hampir sepanjang tahun aktivitasnya cukup padat,” lanjutnya.
Lebih jauh, Ali menyampaikan bahwa Kukar memiliki peluang besar menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur 2026.
Kesempatan ini didukung oleh kesiapan infrastruktur olahraga di Tenggarong, yang menurutnya telah memenuhi standar nasional.
“Informasi dari pihak provinsi menyebutkan bahwa Kukar menjadi salah satu kandidat kuat tuan rumah Porprov 2026. Ini tentu menjadi kebanggaan sekaligus tantangan agar kami terus meningkatkan kualitas sarana olahraga,” jelasnya.
Pada rencana renovasi 2026, pembenahan akan difokuskan pada tribun utama dan asrama atlet yang terletak di bawah tribun.
Bagian tersebut diketahui belum pernah mengalami perawatan besar sejak dibangun, dan kerap mengalami genangan air di area lantai dasar saat musim hujan.
“Area tersebut menjadi prioritas kami. Setelah menerima arahan bupati, kami segera berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum untuk menyiapkan rancangan perbaikannya, dan hasilnya akan diusulkan dalam perencanaan tahun depan,” paparnya.
Karena renovasi menyangkut struktur bangunan dan sistem drainase, prosesnya akan dikawal bersama Dinas PU agar seluruh pekerjaan memenuhi standar teknis dan keselamatan konstruksi.
“Dinas PU akan menangani aspek teknis dan pelaksanaan fisiknya, sementara Dispora memastikan desain yang dikerjakan sesuai dengan kebutuhan kegiatan olahraga dan fungsionalitas fasilitas,” tutur Ali.
Renovasi Kolam Renang Junjung Buyah diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas sarana olahraga air di Kukar, tetapi juga memperkuat posisi Tenggarong sebagai destinasi sport tourism yang mampu menyelenggarakan berbagai kejuaraan besar serta mengangkat potensi daerah di tingkat provinsi maupun nasional.
(Adv/DisporaKukar/Ca)







