Kutai Kartanegara – Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara akan kembali menggelar kegiatan Blusukan Alam Kukar (Blukar) pada 22 November 2025.
Program tahunan ini sebelumnya telah dilaksanakan di berbagai wilayah, dan tahun ini Kecamatan Kembang Janggut menjadi lokasi utama dengan rangkaian kegiatan bertema trail adventure.
Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, menjelaskan bahwa Blukar merupakan agenda rutin yang telah masuk dalam kalender kegiatan dinas.
“Blukar yang berlangsung pada 22 November mendatang merupakan bagian dari kegiatan tahunan yang telah kami tetapkan,” tuturnya, Jumat (21/11/2025).
Aji menyampaikan bahwa pelaksanaan di Kembang Janggut menggandeng komunitas motor trail dari berbagai kecamatan di sekitar wilayah tersebut.
“Di Kembang Janggut, kegiatan ini dirangkaikan dengan agenda trail yang selama ini menjadi salah satu kegiatan unggulan kami,” ujarnya.
Acara akan dipusatkan di halaman Kantor Camat Kembang Janggut sebagai titik awal dan akhir rute.
Menurut Aji, komunitas motor trail di kawasan ini tergolong aktif sehingga kegiatan ini dapat menjadi ruang partisipasi masyarakat pecinta olahraga otomotif.
Rute Blukar tahun ini mencakup perjalanan melintasi Kembang Janggut, Kenohan, hingga Tabang.
“Melalui kegiatan ini kami ingin mengenalkan potensi alam di Kembang Janggut serta wilayah sekitar seperti Kenohan dan Tabang,” ucapnya.
Selain aktivitas petualangan, peserta juga berkesempatan mendapatkan berbagai doorprize seperti satu ekor sapi, satu unit KLX 150 CC, sepeda listrik, mesin cuci, kulkas satu pintu, dan hadiah lainnya.
Aji menjelaskan bahwa pemilihan Kembang Janggut bertujuan untuk pemerataan lokasi kegiatan.
“Wilayah ini belum pernah menjadi tuan rumah kegiatan resmi Dispora, khususnya untuk agenda trail. Beberapa kecamatan seperti Kota Bangun, Muara Kaman, dan Kota Bangun Darat sudah lebih dahulu mendapat giliran,” katanya.
Ia berharap kegiatan ini dapat memberi dampak positif bagi sektor pariwisata daerah.
“Kami berharap kegiatan olahraga masyarakat seperti ini mampu mendukung promosi pariwisata, sebab Kembang Janggut memiliki potensi alam yang sangat layak ditonjolkan,” pungkasnya.
(Adv/DisporaKukar/Ca)







