Kosmopolitan.id, Samarinda – Implementasi program gratispol yang digagas Gubernur Rudy Mas’ud dan Wakil Gubernur Seno Aji, hingga kini masih terus berjalan. Meski belum sepenuhnya merata, namun dalam perjalanannya kerap mengundang pro kontra di kalangan masyarakat.
Menanggapi kritikan soal gratispol tersebut Tenaga Ahli Gubernur Kaltim, Rusman Yaqub mengatakan dari pengamatan yang ia lakukan, saat ini persoalan teknis masih menjadi perdebatan. “Kalau dilihat esensi utama gratispol sebetulnya final di publik, semua menghendaki itu,” katanya.
Ia menambahkan bahwa gubernur dan wakil gubernur tidak dalam posisi menutup masukan maupun kritikan. Sebab program unggulan itu sejak awal memang diperuntukkan bagi masyarakat Kalimantan Timur.
“Justru sebaliknya, beliau ini sangat terbuka,” sebutnya.
Tak heran sampai saat ini program gratispol masih terus dievaluasi, tentunya dengan mempertimbangkan berbagai masukan dari masyarakat. Rusman tak memungkiri sampai saat ini memang masih ada beberapa catatan yang harus dibenahi dalam dalam pengelolaannya.
“Sampai sekarang posisi selalu ingin memperbaiki tata kelola itu. Karena, yang namanya kebijakan itu tidak bisa sim salabim sempurna, tentu ada prosesnya, kan itu dinamis,” tutupnya. (Redaksi)







