Kosmopolitan.id, Samarinda – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur (Kaltim) berikan apresiasi pada seluruh atlet yang meraih emas di Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 Aceh dan Sumatera Utara (Sumut). Khususnya terhadap Iqbal Chandra Pratama, pesilat yang berhasil meraih medali emas usai mengalahkan koleganya adal Nusa Tenggara Timur (NTT).
Kepala Bidang (Kabid) Peningkatan Prestasi Olahraga (Binpres), Rasman Rading memuji pesilat yang berusia 28 tahun itu. Apalagi diketahui saat pelaksanaan PON XXI/2024 Aceh dan Sumut, Rasman terjun langsung dan menjadi manajer cabang olahraga (cabor) pencak silat, sehingga dia bisa melihat langsung proses latihan. Rasman menjadi saksi, Iqbal berlatih dengan keras, dan memiliki porsi latihan lebih dari yang sudah diberikan coachnya selama Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda).
“Dia itu hebat menurut saya, dia punya porsi latihan melebihi porsi-porsi yang diberikan oleh coachnya,” ucap Rasman.
Maka tak heran jika Iqbal menerima penghargaan dalam setiap pertandingan. Salah satunya dari Kemenpora yang diberikan kepada Iqbal. Dia menilai, walaupun Iqbal hanya seorang atlet, diluar jam latihan, dia juga mengabdikan dirinya di cabor pencak silat.
“Dia melakukan upaya-upaya, inspirasi buat atlet-atlet silat di Kaltim. Terbukti adiknya sendiri si Dinda dapat emas juga di PON kemarin,” tuturnya.
Rasman meyakini bahwa dengan medali emas yang didapatkan Dinda tak lepad dari pantauan sang kakak yakni Iqbal. Terlebih menurutnya, dengan adanya Iqbal yang merupakan atlet potensialnya Kaltim, bisa memicu semangat membara bagi atlet-atlet di cabor lain. Adanya atlet potensial ini harusnya menjadi tolok ukur dimasing-masing cabor yang ada. Terlebih di cabor unggulan namun tak mencapai target di PON.
“Misal mereka melihat Iqbal berprestasi, dapat banyak penghargaan, pasti mereka juga bangga dan adrenalinnya terpacu,” demikian Rasman. (adv/disporakaltim)







