Don't Show Again Yes, I would!

Bakal Jadi Percontohan, SD 012 Samarinda Seberang Tak Mengandalkan AC

Wali Kota Samarinda Andi Harun menyapa beberapa murid SD 012 Samarinda Seberang, Kamis (21/5/2026). (Foto:MELI)

Kosmopolitan.id, Samarinda — Fasilitas pendidikan di Kota Samarinda terus dibenahi secara bertahap. Meski Pemkot Samarinda tengah melakukan efisiensi anggaran, namun hal ini tak menjadi alasan untuk mengabaikan mutu pendidikan.

Salah satu fasilitas yang baru selesai dibenahi yaitu SD 012 di Jalan Datu Iba Kecamatan Samarinda Seberang. Tak tanggung-tanggung, anggaran yang digelontorkan mencapai Rp17 miliar untuk merehabilitasi bangunan.

Wali Kota Samarinda Andi Harun mengakui sebelumnya sekolah itu hanya berbahan dasar kayu. Kini warga sekolah sudah bisa menikmati fasilitas yang tidak kalah dengan sekolah-sekolah yang berada di tengah kota.

“Dilihat secara umum sudah lumayan bagus, termasuk mebelnya juga berkualitas,” ujar Andi Harun usai mengunjungi beberapa kelas, Kamis (21/5/2026).

Meski sudah sesuai harapan, dirinya meminta agar ke depannya pagar sekolah turut dibenahi. Tak sampai disitu saja, orang nomor satu di Samarinda ini juga mengakui, konsep pembangunan sekolah ini juga bisa menjadi percontohan untuk standar bangunan sekolah.

Meski SD 012 ini dilengkapi dengan fasilitas yang lengkap, namun sekolah ini justru tidak mengandalkan pendingin ruangan (AC). Hal inilah yang menjadi perhatian Andi Harun, di balik tampilan fisik bangunan yang representatif untuk belajar mengajar.

“Fisiknya sudah bagus dan disini tidak harus mengandalkan AC jadi bisa menekan biaya operasionalnya,” terangnya.

Kepala Seksi Kelembagaan dan Sarana Prasarana SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Samarinda, Amelia Indah Larasati menjelaskan rehabilitasi total SDN 012 dikerjakan selama 163 hari kerja pada tahun anggaran 2025.

Bangunan baru sekolah kini dilengkapi 18 ruang kelas baru (RKB). Namun, masih terdapat beberapa bagian yang akan disempurnakan, salah satunya pagar belakang sekolah yang mengalami sedikit kemiringan. “Itu sudah dianggarkan tahun ini,” tegasnya.

Tak sampai disitu saja, pembenahan ringan juga direncanakan untuk musala sekolah. Menurut Amelia, kondisi bangunan musala masih cukup baik sehingga belum memerlukan rehabilitasi besar, hanya perlu dipoles dengan mengecetan menggunakan Bantuan Operasional Sekolah Nasional (BOSNAS).

“Tinggal itu saja agar warnanya seragam,” tutupnya. (Redaksi)

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Space Iklan Disewakan