Kutai Kartanegara – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mendorong organisasi Purna Prakarya Muda Indonesia (PPMI) agar lebih aktif menggali potensi generasi muda, terutama dalam bidang seni dan budaya.
Dorongan tersebut disampaikan oleh Kepala Bidang Kepemudaan dan Kewirausahaan Dispora Kukar, Dery Wardhana, saat menerima audiensi pengurus PPMI di kantor Dispora Kukar, Selasa (11/11/2025).
Dery menjelaskan, PPMI merupakan wadah yang beranggotakan para pemuda berprestasi, sebagian besar di antaranya masih berstatus pelajar dan mahasiswa.
Mereka memiliki kemampuan beragam, mulai dari teknologi informasi hingga seni dan pertunjukan.
“Melihat latar belakang anggota PPMI yang memiliki berbagai keterampilan, kami menilai potensi ini perlu dikembangkan lebih luas. Para pemuda tersebut sebaiknya lebih sering turun langsung ke masyarakat untuk memperkenalkan peran dan kegiatan PPMI secara nyata,” ujar Dery.
Ia menambahkan, ke depan PPMI diharapkan lebih proaktif menciptakan gerakan yang terarah dan berkelanjutan dalam pengembangan kepemudaan.
Salah satu fokus yang didorong adalah memperkuat kontribusi organisasi tersebut dalam memajukan sektor seni dan budaya di Kutai Kartanegara.
“Banyak anggota PPMI yang memiliki bakat di bidang seni dan budaya. Karena itu, kami berharap program mereka dapat difokuskan untuk mengembangkan potensi di bidang tersebut, agar generasi muda semakin mencintai dan melestarikan budaya daerah,” tuturnya.
Selain memperkokoh karakter dan rasa bangga terhadap warisan lokal, pengembangan seni dan budaya juga diharapkan menjadi sarana pembinaan bagi talenta muda di Kukar.
Menurut Dery, dengan pembinaan yang konsisten dan berkelanjutan, akan lahir lebih banyak pemuda kreatif yang siap berkompetisi di berbagai ajang, termasuk seleksi Duta Pemuda tingkat daerah.
“Program berbasis seni dan budaya ini dapat menjadi wadah regenerasi bagi pemuda di Kukar. Harapan kami, dari kegiatan seperti ini akan muncul generasi baru yang tidak hanya berbakat, tetapi juga siap berkontribusi di tingkat daerah hingga nasional,” pungkasnya.
(Adv/DisporaKukar/Ca)







