Kutai Kartanegara – Camat Sebulu, Edy Fachruddin, menyampaikan penghargaan atas partisipasi sejumlah desa di Kecamatan Sebulu dalam Turnamen Esports Desa Nasional yang akan dilaksanakan pada puncak peringatan Hari Desa di Boyolali, Jawa Tengah, pada Januari mendatang.
Meski undangan resmi diterima secara mendadak, pihak kecamatan tetap berupaya maksimal untuk mendorong keterlibatan pemuda desa dalam ajang tersebut.
Edy menjelaskan bahwa undangan resmi baru diterima pada tanggal 21 November, sementara batas akhir pendaftaran hanya sampai 23 November.
Situasi ini mengharuskan pihak kecamatan bergerak cepat dan melakukan koordinasi intensif dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kutai Kartanegara agar informasi segera tersampaikan ke seluruh desa.
“Saya menerima informasi awal dari Bapak Sekda, namun kami sampaikan bahwa Surat Keputusan terkait kegiatan kami sudah berakhir. Meski demikian, kami segera melakukan koordinasi dengan DPMD agar pemberitahuan tersebut cepat sampai ke desa-desa. Semoga saja ada putra-putri kita yang berpartisipasi dalam kegiatan ini,” ujar Edy.
Edy berharap keikutsertaan pemuda desa dalam turnamen ini dapat menjadi langkah penguatan digitalisasi di tingkat desa serta mengarahkan generasi muda ke aktivitas yang positif.
Ia menilai bahwa esports kini menjadi wadah kreativitas yang efektif dalam menyalurkan potensi dan bakat anak muda secara produktif.
“Harapan kami, kegiatan ini dapat menjadi sarana agar generasi muda tidak terjerumus ke hal-hal negatif.
Esports di Kutai Kartanegara harus mampu menjadi barometer bagi Kalimantan Timur. Semoga dengan adanya event nasional ini, esports dapat semakin dikenal hingga ke desa-desa terpencil,” tambahnya.
Edy juga menekankan bahwa Kutai Kartanegara telah memiliki struktur pembinaan esports yang cukup memadai.
Sebelumnya, kepengurusan esports telah terbentuk di 20 kecamatan, serta sejumlah sekolah telah menyiapkan fasilitas untuk mendukung aktivitas para pelajar.
Ia mencontohkan Desa Segihan yang baru-baru ini menyelenggarakan pertandingan esports tingkat desa.
Kegiatan tersebut dinilai efektif dalam menarik minat generasi muda untuk berpartisipasi dalam kegiatan di ruang publik, tidak hanya bermain secara individual di rumah.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar, Aji Ali Husni, memberikan apresiasi atas upaya Kecamatan Sebulu dan desa-desa yang aktif mengembangkan cabang olahraga esports.
Ia menilai pembinaan di tingkat kecamatan merupakan fondasi penting dalam melahirkan atlet berprestasi.
“Kami memberikan dukungan penuh terhadap pembinaan esports yang mulai berjalan di sejumlah kecamatan. Kami berharap para pemain muda dapat berkembang dan berkompetisi hingga tingkat nasional,” ungkap Ali.
Dispora Kukar berkomitmen untuk terus mendorong perkembangan olahraga digital ini sebagai bagian dari kemajuan dunia olahraga modern sekaligus membuka peluang prestasi bagi generasi muda di Kutai Kartanegara.
(Adv/DisporaKukar/Ca)







