Kutai Kartanegara – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menilai meningkatnya minat masyarakat terhadap olahraga turut membuka potensi ekonomi baru di daerah, termasuk bagi para fotografer lokal yang kian aktif mendokumentasikan berbagai kegiatan olahraga.
Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, menyebut fenomena ini tampak jelas dari kehadiran fotografer di berbagai ajang olahraga, seperti lomba lari dan kegiatan bersepeda yang sering berlangsung di Stadion Aji Imbut Tenggarong.
Menurutnya, perkembangan tersebut menunjukkan adanya hubungan positif antara pertumbuhan aktivitas olahraga dan peluang ekonomi kreatif di masyarakat.
“Tingginya minat masyarakat terhadap olahraga memberikan dampak ekonomi yang cukup luas. Salah satunya dirasakan oleh para fotografer yang mulai melihat potensi bisnis di bidang ini, baik pada event lari, bersepeda, maupun kegiatan olahraga lainnya,” ujar Aji Ali, Kamis (6/11/2025).
Ia menjelaskan, Dispora Kukar menyambut baik keterlibatan para fotografer dalam berbagai kegiatan olahraga.
Bahkan, pihaknya telah menyiapkan program pelatihan fotografi olahraga sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan keterampilan pemuda di bidang kreatif.
“Kami memandang kegiatan ini secara positif. Dispora juga telah berencana menyelenggarakan pelatihan fotografi olahraga, khususnya untuk para pemuda dan fotografer pemula di Kutai Kartanegara,” tuturnya.
Namun, Aji Ali mengungkapkan bahwa rencana tersebut belum dapat terlaksana karena masih menunggu respon dari komunitas fotografer lokal.
Ia berharap, kerja sama antara pemerintah daerah dan komunitas kreatif ini dapat segera terwujud.
“Program itu sudah pernah kami tawarkan tahun lalu, tetapi hingga kini belum ada tanggapan dari rekan-rekan fotografer. Semoga tahun depan ada komunikasi lebih lanjut agar kegiatan ini bisa dijalankan,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Dispora Kukar selalu membuka ruang bagi fotografer lokal untuk berpartisipasi dalam setiap kegiatan olahraga yang diselenggarakan.
Hal ini, menurutnya, tidak hanya bertujuan mendokumentasikan kegiatan, tetapi juga menjadi sarana memperluas ekosistem ekonomi kreatif di sektor olahraga.
“Dalam setiap event olahraga yang kami gelar, fotografer lokal selalu kami undang untuk terlibat. Ini bukan semata soal dokumentasi, tetapi juga bagian dari upaya kami mendorong munculnya peluang ekonomi baru bagi pelaku kreatif di Kukar,” pungkasnya.
(Adv/DisporaKukar/Ca)







