Don't Show Again Yes, I would!

Dispora Kukar Dukung Keberlanjutan Turnamen Olahraga di Tingkat Masyarakat

Foto: Bupati Kutai Kartanegara Aulia Rahman Basri bersama perwakilan Dispora Kukar menyerahkan perlengkapan olahraga di Kelurahan Maluhu, Tenggarong

Kutai Kartanegara – Maraknya kegiatan olahraga yang digelar masyarakat di tingkat desa dan kelurahan mendapat perhatian serius dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutai Kartanegara (Kukar).

Berbagai turnamen yang muncul atas inisiatif warga dinilai menjadi tanda positif tumbuhnya budaya olahraga di tengah kehidupan sosial.

Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, mengapresiasi semangat masyarakat dalam menyelenggarakan kegiatan olahraga secara mandiri.

Menurutnya, gerakan olahraga yang berakar dari komunitas lokal merupakan fondasi kuat dalam membangun peradaban olahraga yang berkelanjutan.

“Ketika olahraga tumbuh dari masyarakat dan untuk masyarakat, di situlah pembangunan sektor ini berjalan secara sehat dan mandiri,” ungkapnya, Minggu (2/11/2025).

Dispora Kukar berkomitmen menjadi mitra aktif dalam mendukung kegiatan olahraga berbasis komunitas.

Dukungan tersebut diwujudkan melalui pembinaan, pendampingan teknis, hingga koordinasi lintas instansi agar pelaksanaan turnamen di daerah dapat berlangsung rutin dan berkesinambungan.

Aji Ali menjelaskan bahwa turnamen lokal tidak hanya sekadar kompetisi, tetapi juga wadah mempererat hubungan sosial antarwarga serta sarana menemukan dan membina potensi atlet muda di berbagai cabang olahraga.

“Dari ajang seperti ini, kita sering menemukan bibit atlet berbakat yang memiliki peluang besar untuk berkembang. Mereka merupakan aset penting bagi daerah dan perlu terus difasilitasi,” ujarnya.

Ia juga menilai peran pemerintah kecamatan dan kelurahan sangat krusial dalam menjaga kesinambungan kegiatan olahraga masyarakat.

Dengan sinergi yang baik, kegiatan di tingkat desa dapat menjadi bagian dari sistem pembinaan olahraga yang lebih terarah dan berjenjang.

Selain berdampak pada lahirnya atlet potensial, kegiatan olahraga berbasis masyarakat juga dinilai efektif dalam membentuk karakter positif generasi muda.

Nilai-nilai seperti disiplin, sportivitas, dan kebersamaan menjadi bekal penting dalam membangun masyarakat yang sehat dan produktif.

Aji Ali menekankan bahwa keberhasilan pembinaan olahraga daerah tidak semata diukur dari raihan prestasi, tetapi juga dari sejauh mana masyarakat menjadikan olahraga sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.

“Ketika olahraga telah menjadi budaya dalam masyarakat, maka dapat dikatakan upaya pembinaan yang kita lakukan telah mencapai tujuannya,” tandasnya.
(Adv/Dispora Kukar)

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Space Iklan Disewakan