Kutai Kartanegara – Dinas Pemuda dan Olahraga Kutai Kartanegara (Dispora Kukar) tengah menata ulang arah kebijakan pembangunan kepemudaan.
Salah satu fokus utamanya ialah memperluas peluang kerja dan meningkatkan kapasitas generasi muda, sebagai respons terhadap tingginya jumlah lulusan yang belum terserap ke dunia kerja.
Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, menjelaskan bahwa dinamika pasar tenaga kerja menuntut penyesuaian strategi pembinaan agar lebih relevan dengan kebutuhan industri.
“Banyak pemuda yang telah menamatkan pendidikan, namun belum memperoleh pekerjaan yang sesuai dengan kompetensi mereka. Karena itu, kami memperkuat pelatihan yang didasarkan pada kebutuhan riil di lapangan,” ujar Ali pada Kamis (4/12/2025).
Dispora Kukar akan mengarahkan pembinaan pada pengembangan keterampilan lokal dan penguatan sektor ekonomi kreatif.
Melalui pendekatan tersebut, pemuda diharapkan mampu mengoptimalkan potensi daerah untuk menciptakan peluang kerja mandiri.
Selain peningkatan kapasitas, Ali menekankan bahwa seluruh kebijakan kepemudaan harus mengedepankan inklusivitas. Ia memastikan bahwa setiap pemuda termasuk perempuan dan penyandang disabilitas memiliki akses yang sama terhadap program pemberdayaan.
“Tidak boleh ada pemuda yang tertinggal. Setiap individu berhak berpartisipasi dan berkembang sesuai dengan kemampuan yang dimilikinya,” tuturnya.
Untuk memperluas jangkauan program, Dispora Kukar membuka peluang kerja sama dengan sektor swasta, lembaga pendidikan, serta organisasi kepemudaan.
Kolaborasi lintas sektor ini dipandang penting untuk menciptakan ekosistem pembinaan yang berkelanjutan.
Ali menambahkan bahwa sinergi antarperangkat daerah juga berperan besar dalam memastikan program kepemudaan terintegrasi dengan sektor pembangunan lainnya.
“Melalui kolaborasi yang kuat, kami ingin memastikan kebijakan kepemudaan benar-benar menyentuh kebutuhan generasi muda dan memberikan dampak nyata bagi kemajuan Kutai Kartanegara,” pungkasnya.
(Adv/DisporaKukar/Ca)







