Don't Show Again Yes, I would!

Dispora Kukar Perkuat Daya Saing Pemuda Lewat Sertifikasi Profesi Kreatif

Ilustrasi konten kreator.(ist)

Kutai Kartanegara – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutai Kartanegara (Kukar) terus berupaya menyiapkan generasi muda agar mampu berkompetisi di sektor ekonomi kreatif yang semakin berkembang.

Salah satu langkah strategis yang ditempuh adalah penyelenggaraan program pelatihan dan sertifikasi bagi para konten kreator, editor video, hingga pengelola acara.

Kepala Bidang Kepemudaan dan Kewirausahaan Dispora Kukar, Dery Wardhana, menuturkan bahwa kemampuan teknis yang dimiliki anak muda Kukar sebenarnya sudah cukup baik.

Namun, tuntutan industri kini mengharuskan pekerja kreatif memiliki sertifikasi resmi sebagai bukti kompetensi.

“Kemampuan mereka sebenarnya sudah tidak diragukan. Hanya saja, saat ini tidak cukup sekadar mahir. Mereka perlu memiliki sertifikat keahlian sebagai penguatan kompetensi,” ujar Dery pada Selasa (25/11/2025).

Ia menjelaskan bahwa semakin banyak perusahaan yang mulai menetapkan sertifikasi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) sebagai persyaratan, termasuk peluang kerja di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), yang memiliki standar rekrutmen lebih ketat.

“Di Kukar mungkin belum seluruhnya mewajibkan sertifikat. Namun di luar daerah, termasuk IKN, hal tersebut sudah menjadi ketentuan. Karena itu, kami membantu pemuda Kukar untuk memenuhi standar tersebut,” jelasnya.

Sejak 2023, Dispora Kukar telah mengintensifkan program sertifikasi ini.

Sebanyak 40 konten kreator berhasil memperoleh pengakuan kompetensi pada tahun tersebut.

Program berlanjut pada 2024 dengan jumlah peserta yang lebih beragam.

“Tahun lalu, ada 25 konten kreator tambahan yang kami fasilitasi. Selain itu, 25 editor video juga mendapat dukungan sertifikasi, dan 25 peserta lainnya kami siapkan untuk mendapatkan sertifikasi MAIS sebagai pengelola event,” kata Dery.

Upaya ini dinilai penting untuk membuka ruang pertumbuhan subsektor baru dalam industri kreatif di Kukar.

Dengan legalitas kemampuan yang dimiliki, para pemuda kreatif diharapkan mampu bersaing di pasar kerja yang lebih luas.

Ke depan, Dery berharap program ini dapat menjangkau lebih banyak anak muda Kukar.

“Melalui sertifikasi ini, kita bisa memperkuat berbagai subsektor industri kreatif yang ada. Sebab ke depan, bukan hanya kemampuan yang dinilai, tetapi juga pengakuan resmi atas kompetensinya,” tutupnya.
(Adv/DisporaKukar/Ca)

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Space Iklan Disewakan