Kosmopolitan.id, Samarinda – Untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan dalam penyelenggaraan acara besar di Stadion Sempaja, Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pengelolaan Prasarana Olahraga (PPO) Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), kini mewajibkan penyelenggara acara untuk menyerahkan rundown kegiatan dan mempresentasikan rencana pelaksanaan kepada pihak UPTD.
Kepala UPTD PPO Dispora Kaltim, Junaidi menegaskan bahwa kebijakan ini diambil untuk memastikan kesiapan manajemen risiko dan menjaga keselamatan semua pihak yang terlibat dalam acara.
“Setiap acara harus dipersiapkan dengan sangat matang, termasuk dalam hal evakuasi dan manajemen risiko,” kata Junaidi.
Kasus-kasus seperti tragedi di Stadion Kanjuruhan pada 2022 menjadi pengingat tragis akan pentingnya jalur evakuasi yang memadai. Banyak nyawa melayang akibat jalur keluar yang terbatas dan tidak cukup untuk menampung arus massa yang panik.
Kebijakan ini diharapkannya dapat menghindari potensi risiko selama ada acara berlangsung, serta memberikan pengalaman yang nyaman bagi pengunjung. Junaidi pun berharap masyarakat dapat memahami pentingnya faktor keamanan dalam penyelenggaraan acara besar dan memilih lokasi yang lebih aman, seperti Stadion Palaran, yang dirancang untuk menampung jumlah pengunjung yang lebih besar.
“Keamanan adalah hal utama. Kami tidak ingin tragedi seperti yang terjadi di Kanjuruhan terulang di sini,” tukasnya. (adv/disporakaltim)







