Kutai Kartanegara – Olahraga padel kini mulai menarik perhatian masyarakat Kutai Kartanegara (Kukar).
Meski baru tersedia satu lapangan, minat warga untuk mencoba olahraga raket modern ini terus meningkat dari hari ke hari.
Kepala Bidang Kepemudaan dan Kewirausahaan Dispora Kukar, Dery Wardhana, menjelaskan bahwa padel tidak hanya hadir sebagai tren gaya hidup, tetapi juga dapat menjadi sarana membangun budaya olahraga baru di kalangan masyarakat.
“Kami berharap olahraga ini tidak hanya menjadi tren sementara, tetapi berkembang menjadi kebiasaan yang menyehatkan,” ujarnya, Minggu (23/11/2025).
Menurut Dery, tingginya permintaan penggunaan lapangan menunjukkan potensi padel untuk diperluas.
Ia mendorong pelaku usaha untuk ikut berinvestasi dalam penyediaan fasilitas, sehingga olahraga ini dapat diakses lebih banyak masyarakat.
“Biaya sewa saat ini masih cukup tinggi karena jumlah lapangan sangat terbatas. Jika fasilitas bertambah, tentu tarif penggunaan juga bisa lebih terjangkau,” jelasnya.
Ia menambahkan, Kukar memiliki banyak potensi atlet yang dapat berkembang di cabang olahraga ini, mengingat padel merupakan turunan dari tenis, squash, dan pickleball tiga olahraga yang sudah cukup dikenal masyarakat.
“Pemain dari cabang olahraga tersebut biasanya lebih cepat menyesuaikan diri ketika mencoba padel,” tuturnya.
Dery optimistis bahwa dengan fasilitas yang memadai, Kukar dapat melahirkan atlet-atlet padel berprestasi pada masa mendatang.
“Yang terpenting saat ini adalah menambah jumlah lapangan, agar olahraga ini dapat tumbuh dan benar-benar diterima oleh masyarakat,” pungkasnya.
(Adv/DisporaKukar/Ca)







