Don't Show Again Yes, I would!

Penguatan Struktur Organisasi Jadi Fokus Dinas Pemuda dan Olahraga Kukar untuk Melestarikan Olahraga Tradisional

Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dispora Kukar, Aji Muhammad Ari Junaidi.

Kutai Kartanegara – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus berupaya menguatkan pelestarian olahraga tradisional dengan menitikberatkan pada pembenahan tata kelola komunitas.

Dispora menilai bahwa keberadaan struktur organisasi yang terorganisir dengan baik merupakan faktor penting agar proses pembinaan dapat berjalan secara terarah dan berkelanjutan.

Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dispora Kukar, Aji Muhammad Ari Junaidi, menyampaikan bahwa pemerintah daerah siap menyediakan fasilitas serta mendukung berbagai kegiatan olahraga tradisional.

Namun, dukungan tersebut membutuhkan mitra yang memiliki kepengurusan yang aktif agar pendataan dan komunikasi bisa berlangsung dengan efektif.

“Selama ini, banyak komunitas yang beroperasi secara independen tanpa struktur organisasi yang resmi. Hal ini menyebabkan pengembangan olahraga tradisional tidak maksimal, khususnya dalam hal pengajuan bantuan peralatan, penguatan program latihan, maupun pelaksanaan agenda kompetisi dan festival,” jelas Ari pada Jumat (28/11/2025).

Ari menambahkan bahwa dengan adanya kepengurusan yang jelas, Dispora dapat lebih mudah menyalurkan bantuan fasilitas serta menyusun program pembinaan sesuai dengan kebutuhan komunitas.

Organisasi yang tertata juga membuka peluang komunitas untuk mengikuti pembinaan secara bertingkat, termasuk kesempatan tampil di ajang olahraga masyarakat di tingkat provinsi maupun nasional.

“Tujuan kami bukan hanya melestarikan permainan tradisional, tetapi juga menjadikannya sebagai kebanggaan daerah,” tegasnya.

Pemerintah daerah pun menegaskan bahwa bantuan tidak akan efektif tanpa adanya wadah pengelola yang dapat bertanggung jawab.

Dengan kepengurusan yang aktif, pembinaan dapat berjalan lebih fokus dan olahraga tradisional di Kukar dapat berkembang sesuai dengan potensi masing-masing wilayah.

“Kami berharap penguatan struktur organisasi ini dapat membangun ekosistem olahraga tradisional yang lebih profesional dan menjadi media untuk mempererat solidaritas masyarakat serta melestarikan warisan budaya lokal,” pungkas Ari.
(Adv/DisporaKukar/Ca)

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Space Iklan Disewakan