Kutai Kartanegara – Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan performa atlet melalui penyediaan fasilitas latihan yang memadai.
Salah satu wujudnya adalah pengoperasian Sterek Gym, fasilitas kebugaran yang berlokasi di Kompleks Stadion Aji Imbut, Tenggarong Seberang, yang kini menjadi pusat latihan fisik bagi para atlet Kukar.
Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, menjelaskan bahwa pembangunan Sterek Gym berangkat dari kebutuhan riil para atlet.
Berdasarkan pendataan yang dilakukan, ditemukan bahwa banyak atlet mengalami kesulitan dalam memperoleh fasilitas latihan kebugaran karena keterbatasan sarana, sementara tempat latihan di luar bersifat berbayar.
“Dari hasil pendataan, kami menemukan bahwa salah satu kendala utama para atlet adalah tidak tersedianya fasilitas kebugaran yang dapat diakses secara bebas. Memang ada beberapa sanggar, tetapi semuanya berbayar. Hal ini menjadi pekerjaan rumah bagi kami, sehingga Sterek Gym didirikan khusus untuk atlet Kukar dan dapat digunakan secara gratis,” tuturnya, Selasa (2/12/2025).
Selain digunakan atlet, Sterek Gym juga dimanfaatkan untuk menjaga kebugaran pegawai Dispora, mengingat dinas ini mengelola urusan olahraga.
Meski demikian, prioritas utama fasilitas tersebut tetap ditujukan bagi kebutuhan latihan atlet.
Sejak mulai beroperasi, Sterek Gym mendapatkan sambutan positif dari berbagai cabang olahraga.
Para pelatih dan atlet menilai fasilitas ini sangat membantu dalam penyusunan ritme latihan, terutama terkait penguatan fisik.
“Alhamdulillah, manfaatnya sangat besar. Banyak pelatih dan atlet menyampaikan bahwa gym ini mempermudah mereka dalam mengatur pola latihan. Dalam olahraga terdapat latihan teknik dan latihan kekuatan, dan Sterek Gym digunakan untuk menunjang latihan kekuatan tiap cabang olahraga,” ujar Aji Ali.
Dispora Kukar juga terus melakukan evaluasi serta penyesuaian terhadap peralatan yang tersedia.
Beberapa alat bahkan ditambah jumlahnya karena tingkat penggunaan atlet yang cukup tinggi.
“Kami terus menelusuri kebutuhan yang masih kurang. Ada beberapa peralatan yang diperlukan, dan sebagian alat sudah kami tambah agar sesuai dengan kebutuhan atlet yang jumlahnya cukup banyak,” lanjutnya.
Untuk memastikan pemanfaatan fasilitas berjalan tertib, Dispora menerapkan sistem penjadwalan khusus bagi setiap cabang olahraga.
Setiap sesi latihan wajib didampingi pelatih agar pelaksanaannya aman dan sesuai target.
“Penggunaannya kami tata dengan baik. Atlet dari cabang tertentu mendapat jadwal tersendiri agar tidak terjadi perebutan tempat. Pelatih pun sudah memiliki target latihan masing-masing, seperti penguatan kaki atau lengan. Dengan jadwal, semua berjalan teratur dan tidak saling berbenturan,” jelasnya.
Dispora juga memberikan kelonggaran kepada beberapa cabang olahraga yang hanya dapat berlatih pada malam hari, dengan syarat pelaporan terlebih dahulu.
“Ada beberapa cabang yang meminta izin berlatih malam karena hanya memiliki waktu pada jam tersebut. Kami izinkan, tetapi dengan catatan harus melapor terlebih dahulu. Jika tidak ada laporan, maka tidak kami perkenankan,” tegasnya.
Dengan optimalnya pemanfaatan Sterek Gym saat ini, Dispora Kukar berharap kualitas latihan dan tingkat kebugaran atlet semakin meningkat sehingga mampu mendongkrak prestasi daerah pada berbagai ajang olahraga mendatang.
(Adv/DisporaKukar/Ca)







