Kosmopolitan.id, Samarinda – Capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Provinsi Kalimantan Timur yang konsisten berada di kategori tinggi menuai apresiasi. Hal ini dinilai sebagai prestasi signifikan, mengingat tantangan fiskal yang dihadapi daerah akibat penurunan alokasi dana transfer dari pusat.
Mantan Anggota DPRD Kaltim, Zain Taufik Nurrohman, menyebutkan bahwa kemampuan pemerintah daerah dalam menjaga kualitas pembangunan manusia di tengah keterbatasan anggaran adalah indikator manajemen kebijakan yang tepat sasaran.
“Di saat terjadi penurunan APBD dari sektor transfer daerah, namun pemerintah mampu mempertahankan angka IPM, saya pikir itu adalah prestasi yang cukup bagus dari jajaran pemerintahan yang ada,” tuturnya.
Zain menambahkan bahwa posisi IPM Kaltim saat ini merupakan salah satu yang tertinggi di tingkat nasional. Menurutnya, angka tersebut bukan sekadar statistik, melainkan cerminan riil dari keberhasilan program pendidikan, kesehatan, dan standar hidup layak di Benua Etam.
“IPM kita ini termasuk tinggi di tingkat nasional. Tentu itu menggambarkan efektivitas dari capaian pembangunan yang sedang berjalan saat ini,” sambungnya.
Meski memberikan apresiasi kepada kepemimpinan saat ini, Zain menekankan bahwa prestasi ini tidak lahir di ruang hampa. Ia mengingatkan bahwa pembangunan adalah estafet panjang yang melibatkan berbagai periode kepemimpinan.
“Ini bukan semata-mata klaim satu periode saja, karena proses pembangunan itu bersifat berkelanjutan dari satu kepemimpinan ke kepemimpinan berikutnya,” jelasnya.
Namun, ia menegaskan bahwa kemampuan pemerintah saat ini untuk menjaga ritme dan tren positif tersebut di tengah dinamika ekonomi tetap patut diacungi jempol.
“Keberhasilan untuk mempertahankan capaian ini tetap menggambarkan kinerja positif dari pemerintahan yang ada saat ini,” tutupnya. (Redaksi)







