Don't Show Again Yes, I would!

Dispora Kukar Dorong Pemuda Kreatif Berprestasi hingga Tingkat Nasional

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kukar, Aji Ali Husni.

Kutai Kartanegara – Dukungan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terhadap generasi muda untuk terus berprestasi kian nyata.

Melalui berbagai program kepemudaan, pemerintah daerah berkomitmen mengembangkan potensi pemuda kreatif agar mampu bersaing, tidak hanya di tingkat kabupaten, tetapi juga hingga level provinsi dan nasional.

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kukar, Aji Ali Husni, menyampaikan bahwa pembinaan terhadap pemuda berprestasi akan dilakukan secara berkesinambungan.

Mereka yang telah menonjol di tingkat daerah akan mendapatkan pendampingan dan kesempatan mengikuti pelatihan maupun kompetisi di jenjang yang lebih tinggi.

“Pemuda yang telah menunjukkan prestasi di tingkat kabupaten akan terus kami fasilitasi agar dapat berkembang ke tingkat provinsi bahkan nasional. Mereka merupakan aset penting daerah yang perlu mendapatkan dukungan maksimal,” ujar Ali pada Kamis (13/11/2025).

Sebagai langkah memperkuat daya saing, Dispora Kukar juga menyiapkan program pembinaan berbasis kebutuhan sesuai bidang yang ditekuni para pemuda kreatif.

Salah satu fokus utama tahun ini adalah peningkatan kemampuan bahasa asing dan keterampilan komunikasi publik.

“Kami bekerja sama dengan lembaga pelatihan untuk memberikan kursus bahasa Inggris, agar para peserta memiliki kesiapan berkompetisi di tingkat yang lebih luas,” jelasnya.

Selain penguasaan bahasa, pelatihan pengembangan diri, manajemen waktu, public speaking, serta penguatan karakter juga akan menjadi bagian dari pembinaan.

Menurut Ali, pembekalan tersebut penting agar para pemuda tampil percaya diri ketika mewakili daerah dalam berbagai forum kepemudaan.

“Tujuan kami bukan sekadar mencetak pemuda berprestasi, tetapi juga melahirkan generasi yang mampu menjadi inspirasi bagi sesamanya. Ke depan, mereka diharapkan bisa tampil sebagai narasumber atau motivator di kegiatan kepemudaan,” tambahnya.

Menariknya, perhatian pemerintah terhadap para pemuda kreatif tidak berhenti meski mereka telah melewati batas usia kepemudaan.

Mereka tetap diberi ruang untuk berperan sebagai mentor, pembimbing, atau penggerak komunitas muda di daerah.

“Ketika seorang pemuda dapat menjadi teladan dan berbagi pengalaman suksesnya, hal itu akan menumbuhkan semangat bagi yang lain. Jika satu orang mampu berhasil, maka yang lain pun pasti bisa,” tutupnya.
(Adv/DisporaKukar/Ca)

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Space Iklan Disewakan