Don't Show Again Yes, I would!

Dispora Kukar Tegaskan Upaya Penguatan Olahraga Tradisional sebagai Identitas Budaya Daerah

Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dispora Kukar, Aji Muhammad Ari Junaidi

Kutai Kartanegara — Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) semakin memantapkan langkah dalam menjaga keberlangsungan olahraga tradisional.

Upaya ini dipandang penting sebagai bagian dari pembentukan karakter generasi muda sekaligus pelestarian warisan budaya lokal.

Melalui Bidang Pembudayaan Olahraga, Dispora Kukar berfokus mendorong agar olahraga tradisional tidak hanya dipandang sebagai permainan turun-temurun, tetapi juga dimanfaatkan sebagai sarana edukatif yang menanamkan nilai kebersamaan, sportivitas, dan kecintaan terhadap budaya daerah.

Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dispora Kukar, Aji Muhammad Ari Junaidi, menyampaikan bahwa hingga saat ini belum tersedia wadah khusus yang menangani pengembangan olahraga tradisional secara lebih terstruktur.

“Peran kami saat ini bersifat memfasilitasi. Belum terdapat lembaga atau pusat pendidikan olahraga tradisional, sehingga Dispora memberikan dukungan bagi sekolah maupun komunitas yang ingin memperkenalkan atau menampilkan olahraga tradisional kepada publik,” tuturnya, Jumat (14/11/2025).

Ia menambahkan bahwa bentuk fasilitasi tersebut mencakup dukungan terhadap penyelenggaraan festival permainan rakyat, kegiatan ekshibisi, hingga pembinaan yang melibatkan pelajar serta komunitas dari berbagai kecamatan.

Melalui rangkaian kegiatan ini, pemerintah daerah berupaya memperkuat rasa memiliki terhadap budaya lokal sekaligus memperluas pengetahuan generasi muda mengenai keragaman olahraga tradisional di Kukar.

“Permainan tradisional menyimpan nilai sosial yang sangat kuat. Selain mengasah kemampuan fisik, aktivitas ini juga mengajarkan kerja sama dan kekompakan. Nilai-nilai inilah yang ingin kami hidupkan kembali melalui program pembudayaan olahraga,” jelasnya.

Dispora Kukar berharap fasilitasi yang terus berjalan dapat menjadi langkah awal menuju terbentuknya pusat kegiatan olahraga tradisional di masa mendatang, sehingga pengembangannya dapat berlangsung lebih terarah dan berkesinambungan dengan dukungan sekolah, komunitas, serta masyarakat luas.
(Adv/DisporaKukar/Ca)

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Space Iklan Disewakan