Don't Show Again Yes, I would!

Dispora Kukar Fokus pada Regenerasi Atlet Melalui Program “Olahraga Masuk Sekolah”

Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni.

Kutai Kartanegara – Regenerasi atlet menjadi prioritas utama Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutai Kartanegara melalui inisiatif “Olahraga Masuk Sekolah.”

Program ini mengusung strategi jemput bola untuk membina atlet usia dini secara sistematis di lingkungan pendidikan.

Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, menegaskan bahwa pencapaian prestasi olahraga daerah tidak semestinya hanya bergantung pada atlet yang saat ini berkiprah.

Upaya pembibitan jangka panjang perlu dimulai sejak pelajar berada dalam masa pertumbuhan yang paling menentukan.

“Kami tidak ingin pencapaian olahraga Kukar hanya berhenti pada generasi sekarang. Oleh sebab itu, kami bersama berbagai cabang olahraga secara langsung mendatangi sekolah-sekolah untuk mencari bibit unggul baru,” ujarnya pada Sabtu (29/11/2025).

Dispora bekerja sama dengan 16 pengurus cabang olahraga (pengcab) yang menyediakan pelatihan dasar dalam berbagai cabang, mulai dari atletik, bola voli, panahan, hingga bela diri.

Para pelajar tidak hanya dikenalkan dengan cabang olahraga, tetapi juga menerima pelatihan teknik dasar dari pelatih profesional.

Aji Ali menjelaskan bahwa jenjang pendidikan dasar seperti SD dan SMP menjadi fokus utama karena periode ini merupakan fase penting dalam penguatan fisik dan mental.

“Usia tersebut merupakan masa emas dalam pembentukan fisik dan mental atlet. Melalui masa ini, kami dapat mengidentifikasi potensi yang perlu dikembangkan lebih lanjut,” jelasnya.

Program ini juga didukung dengan kerja sama bersama Dinas Pendidikan untuk mengintegrasikan kegiatan olahraga ke dalam kurikulum sekolah.

Dengan demikian, pembinaan atlet tidak hanya sebatas sosialisasi, melainkan menjadi bagian rutin yang terarah dalam proses pendidikan.

“Setelah tahap sosialisasi, kami bersama Dinas Pendidikan akan merancang sistem pembinaan berkelanjutan, sehingga olahraga tidak hanya menjadi aktivitas tambahan, tetapi juga menjadi elemen penting dalam pembentukan karakter dan disiplin,” tambahnya.

Melalui langkah ini, Kutai Kartanegara berharap dapat menjadi pusat lahirnya atlet-atlet muda potensial yang mampu bersaing dan berprestasi di tingkat provinsi bahkan nasional.

Sinergi yang terjalin antara sekolah, pemerintah, dan pengurus cabang olahraga diyakini menjadi fondasi kokoh untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.
(Adv/DisporaKukar/Ca)

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Space Iklan Disewakan