Kutai Kartanegara – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutai Kartanegara (Kukar) mulai merancang pola pembinaan terpadu sebagai langkah merespons meningkatnya kasus perilaku menyimpang di kalangan remaja.
Upaya ini ditempuh untuk memastikan penanganan lebih sistematis dan berkelanjutan.
Kabid Kepemudaan dan Kewirausahaan Dispora Kukar, Dery Wardhana, menyampaikan bahwa perlunya mekanisme penanganan yang lebih terarah menjadi perhatian serius.
Hal itu ia sampaikan pada Rabu (3/12/2025).
“Kami melihat kebutuhan untuk menyusun langkah yang lebih terstruktur agar kondisi ini tidak berkembang dan dapat ditangani sejak dini,” ujarnya.
Dery menjelaskan bahwa Dispora segera membangun komunikasi dengan sejumlah pihak untuk menyusun alur pembinaan yang sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
“Kami telah berkoordinasi dengan Satpol PP, khususnya dengan Bapak Rasidi, untuk menentukan bentuk pendampingan yang dianggap paling efektif,” katanya.
Ia menekankan bahwa kolaborasi lintas institusi merupakan bagian penting karena tiap lembaga memiliki peran dan kewenangan berbeda dalam membina dan mengawasi remaja.
“Harapannya, pola pembinaan yang disiapkan tidak hanya bersifat penanggulangan, tetapi juga memberikan pemahaman yang tepat kepada remaja sejak awal,” tutur Dery.
Selain Satpol PP, Dispora juga menggandeng KNPI Kukar yang kini tengah menyiapkan program klinik remaja.
Program tersebut dinilai dapat melengkapi pendekatan pembinaan dari aspek kesehatan, tumbuh kembang, hingga kebutuhan konseling.
“Konsep itu sangat potensial karena secara langsung menyentuh kebutuhan dasar remaja, mulai dari kesehatan hingga pendampingan psikososial,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa pembahasan lanjutan akan dilakukan melalui forum diskusi bersama.
“Kami telah sepakat mengadakan pertemuan santai untuk merumuskan rincian kerja sama, sekaligus membuka peluang kolaborasi dengan organisasi lain,” ujarnya.
Dery menilai bahwa pembinaan komprehensif merupakan kebutuhan mendesak agar remaja memiliki ruang aman untuk bertumbuh dan terhindar dari perilaku berisiko.
“Kami ingin remaja Kukar memiliki ruang positif untuk berkegiatan dan mengembangkan diri,” ungkapnya.
Dispora Kukar, lanjutnya, berkomitmen menyediakan fasilitas dan kegiatan yang dapat memperkuat karakter serta kemampuan generasi muda.
“Kami meyakini setiap remaja membutuhkan pendampingan yang tepat agar siap menghadapi masa depan,” katanya.
Dengan menutup pernyataannya, ia menegaskan bahwa keberhasilan pembinaan remaja memerlukan kerja bersama seluruh pihak.
“Kami sepakat bahwa generasi muda Kukar harus tumbuh menjadi pribadi yang sehat, produktif, dan berkarakter, dan hal tersebut hanya bisa dicapai melalui kolaborasi,” tandasnya.
(Adv/DisporaKukar/Ca)







