Kutai Kartanegara – Zumba tengah menjadi salah satu olahraga yang paling populer di kalangan ibu-ibu di Kutai Kartanegara (Kukar).
Gerakan yang energik, dinamis, dan mampu meningkatkan kebugaran dalam waktu singkat membuat aktivitas ini semakin digemari.
Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kukar, Aji Ali Husni, menyampaikan bahwa tingginya antusiasme terhadap zumba merupakan perkembangan positif bagi kesehatan masyarakat.
Hal itu ia sampaikan pada Rabu (3/12/2025).
“Zumba saat ini menjadi pilihan utama para ibu. Gerakannya cepat, dinamis, dan menantang sehingga memberikan efek latihan yang maksimal,” tuturnya.
Ia menegaskan bahwa keberadaan instruktur berlisensi menjadi syarat penting dalam pelaksanaan zumba.
Tidak semua orang yang menguasai gerakan dapat memimpin kelas karena instruktur resmi harus terdaftar di asosiasi nasional demi menjamin kompetensi dan keselamatan peserta.
“Instruktur wajib memiliki lisensi dan izin resmi. Walaupun seseorang memahami gerakannya, ia tidak dapat memimpin kelas apabila belum terdaftar di asosiasi zumba nasional,” jelasnya.
Aji Ali menyebut bahwa tingginya partisipasi ibu-ibu dalam zumba memberikan dampak positif bagi keluarga.
Kondisi fisik dan mental yang baik membuat para ibu dapat menjalankan peran rumah tangga dengan lebih optimal.
“Bila para ibu sehat dan bugar, tugas-tugas domestik dapat dijalankan lebih baik, mulai dari mengurus anak hingga mendampingi keluarga. Sebaliknya, kurang bergerak membuat mereka lebih rentan sakit dan hal itu dapat mempengaruhi keharmonisan keluarga,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa tren ini membawa pengaruh sosial yang positif, karena antusiasme terhadap zumba kini telah merata dari wilayah hulu hingga ilir di Kukar.
Seiring meningkatnya minat masyarakat, Dispora Kukar rutin menghadirkan sesi zumba dalam berbagai kegiatan olahraga, baik pada pagi maupun sore hari.
Bahkan pada sejumlah agenda olahraga tantangan, zumba langsung digelar ketika para peserta mencapai garis finis.
“Setiap kegiatan olahraga yang kami selenggarakan hampir selalu diisi dengan zumba. Bahkan para pelaku olahraga dari cabang lain pun ikut serta bergabung bersama ibu-ibu,” katanya.
Untuk menambah daya tarik, Dispora juga menyiapkan hadiah undian bagi peserta.
Cara ini dinilai efektif untuk meningkatkan partisipasi dan menciptakan suasana kegiatan yang lebih meriah.
Dispora Kukar berharap aktivitas olahraga masyarakat, termasuk zumba, tidak hanya meningkatkan kesehatan, tetapi juga memberi dampak ekonomi dan sosial.
Dengan tingginya animo warga, berbagai agenda olahraga Dispora selalu dinantikan.
“Kami berharap setiap kegiatan dapat membawa manfaat ekonomi dan sosial. Dengan demikian, berbagai event olahraga Dispora akan selalu menjadi kegiatan yang ditunggu masyarakat, sekaligus menambah kebutuhan akan aktivitas olahraga,” pungkasnya.
(Adv/DisporaKukar/Ca)







