Don't Show Again Yes, I would!

Tangani Persoalan Banjir, Maswedi Sarankan Perlu Perencanaan Matang

Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Maswedi

Kosmopolitan.id, Samarinda – Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda Kota Samarinda pada Senin, (12/5/2025) lalu telah menyebabkan banjir di hampir seluruh wilayah kota.

Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Maswedi mengungkapkan bahwa banjir tidak semata-mata disebabkan oleh hujan, tetapi juga merupakan dampak dari sejumlah faktor yang saling berkaitan.

“Hujan kemarin cukup deras dan berlangsung lama. Itu jelas menjadi salah satu pemicu banjir. Tapi lebih dari itu, kita juga harus melihat kondisi drainase kita yang belum seluruhnya terkoneksi,” tuturnya.

Ia menegaskan bahwa sistem drainase yang belum menyatu menyebabkan aliran air tersumbat di beberapa titik, sehingga genangan mudah terjadi. Maswedi menilai, jika jaringan drainase di Samarinda sudah 100 persen tersambung, maka air hujan akan lebih cepat mengalir dan risiko banjir dapat diminimalkan.

“Saat drainase terkoneksi penuh, air bisa langsung mengalir ke sungai atau titik pembuangan lainnya tanpa hambatan. Ini yang harus menjadi prioritas dalam perencanaan pembangunan kota,” ujarnya.

Meskipun begitu, ia mengapresiasi upaya pemerintah dan instansi terkait yang dinilai mampu menangani banjir kali ini dengan lebih cepat dibandingkan sebelumnya.

“Sistem kita mulai bekerja, walau belum sempurna. Tapi ini perlu terus kita dorong agar lebih baik,” katanya.

Politikus Partai NasDem ini juga mengingatkan bahwa penanggulangan banjir tidak cukup hanya dengan membenahi infrastruktur. Aspek pertumbuhan penduduk dan pembangunan kawasan permukiman yang semakin padat harus ikut diperhitungkan.

“Semakin padat kota ini, semakin besar pula beban yang ditanggung sistem drainase. Maka, kita butuh waktu dan perencanaan yang matang untuk benar-benar bisa mengurangi banjir secara signifikan,” tutupnya. (ADV/DPRDSAMARINDA) 

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Space Iklan Disewakan