Kosmopolitan.id, Samarinda – Belum lama ini Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur (Kaltim) baru saja selesai menggelar kejuaraan pencak silat tingkat pelajar. Tepatnya pada awal Oktober 2024 lalu, ribuan peserta ikut memeriahkan kejuaraan se-Kaltim.
Kepala Bidang (Kabid) Peningkatan Prestasi Olahraga (PPO) Dispora Kaltim, Rasman Rading menjelaskan kejuaraan tersebut dilakukan untuk menjaring atlet-atlet baru. Tujuannya tak lain untuk mempersiapkan Pra Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS).
Pertandingannya akan berlangsung pada 15-23 November 2024 mendatang, tepatnya Kendari. Tak hanya event itu saja, ditegaskan Rasman, adanya junior-junior yang siap bertanding ini dipersiapkan sebagai pelapis-pelapis atlet senior pencak silat.
“Itu juga sebagai pelapis-pelapis atlet yang senior, jadi regenerasi. Kalau tidak ada regenerasi repot kita, jadi kita harus siapkan sekarang pelapis,” tuturnya.
Jadi andalan Kaltim pada semua kejuaraan. Pelapis untuk Iqbal dan Dinda memang harus benar-benar disiapkan sedini mungkin. Sebab, di finas atlet-atlet Kaltim cukup tertekan. Mulai dari stamina, dan paling utama mental. Sehingga menjadi peluang bagi lawan untuk mengalahkan.
Iqbal yang berhasil mengalahkan lawannya yang berasal dari Nusa Tenggara Timur (NTT) atas nama Yunus, harus dicontoh atlet pencak silat lainnya. Apalagi, dia yang memang sudah matang, mulai dari mental, fisik, dan taktik, diakui Rasman bahwa Iqbal memang sudah tak ada lawannya lagi.
Nanti, Pekan Olahraga Nasional (PON) selanjutnya ada di NTT dan Nusa Tenggara Barat (NTB).
“Nah, mulai saat ini kita sudah harus intens melakukn pembinaan ya. Dan saya minta kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) agar melakukan pembinaan betul-betul fokus pada cabor yang memiliki nomor tanding lebih banyak,” tukasnya. (adv/disporakaltim)







