Kosmopolitan.id, Samarinda – Upaya pengendalian banjir di Kota Samarinda terus dilakukan dengan mengintensifkan perbaikan dan pemeliharaan sistem drainase di sejumlah titik rawan genangan.
Langkah ini bertujuan menjaga fungsi saluran tetap optimal, terutama saat cuaca ekstrem yang kerap memicu banjir di kawasan padat penduduk.
Namun, pekerjaan fisik di lapangan tak jarang menimbulkan dampak lain berupa kemacetan lalu lintas, khususnya pada jam-jam sibuk.
Menanggapi hal ini, Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, Maswedi meminta masyarakat agar bersabar dan memahami situasi yang terjadi.
Ia menegaskan bahwa perbaikan drainase merupakan bagian dari proyek penting untuk mendukung pengendalian banjir jangka menengah.
“Kami mengimbau masyarakat agar sementara waktu bisa menghindari titik-titik yang sedang dikerjakan, agar tidak terjadi penumpukan kendaraan,” ucap Maswedi.
Menurutnya, kemacetan merupakan hal wajar selama proses pekerjaan berlangsung. Namun ia menilai, persoalan tersebut bisa diantisipasi dengan kesadaran bersama maupun pengaturan lalu lintas yang baik.
“Kalau bisa diantisipasi dengan rekayasa jalur atau kesadaran pengguna jalan, kemacetan bisa dikurangi,” ujarnya.
Maswedi menambahkan, perbaikan sistem drainase merupakan bagian dari penguatan infrastruktur dasar kota.
Ia berharap hasil akhirnya mampu memberikan dampak signifikan dalam mengurangi banjir sekaligus meningkatkan kenyamanan warga dalam jangka panjang.
“Proyek ini bagian dari penguatan infrastruktur dasar kota. Harapan kita, hasil akhirnya bisa memberikan dampak signifikan dalam mengurangi banjir dan meningkatkan kenyamanan warga,” pungkasnya. (ADV/DPRD/SAMARINDA)







