Kosmopolitan.id, Samarinda – Menjelang Idulfitri, harga sejumlah bahan pokok biasanya terus merangkak naik dan dapat membebani masyarakat di tengah meningkatnya kebutuhan selama bulan Ramadan.
Sekretaris Komisi II DPRD Samarinda, Rusdi Doviyanto menyebutkan bahwa kenaikan harga bahan pokok harus segera diantisipasi agar tidak berdampak lebih luas pada daya beli masyarakat.
“Kenaikan sejumlah bahan pokok berpotensi semakin memberatkan masyarakat, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan selama bulan Ramadan,” ujarnya.
Menurutnya, salah satu solusi yang dapat menekan harga di pasaran adalah kebijakan subsidi transportasi bagi pelaku usaha, seperti yang direncanakan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim).
Langkah ini akan melibatkan kerja sama antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota guna memastikan harga tetap terjangkau di tingkat konsumen.
Sebagai informasi, tingginya biaya distribusi kerap menjadi faktor utama naiknya harga bahan pokok di pasaran, terutama untuk produk yang didatangkan dari luar daerah. Oleh karena itu, subsidi transportasi dinilai dapat menjadi solusi strategis dalam menstabilkan harga.
Kendati demikian, ia berharap kebijakan ini dapat dioptimalkan dalam jangka panjang guna menjaga daya beli masyarakat serta memastikan akses bahan pokok tetap terjangkau, terutama di momentum-momentum besar seperti Ramadan dan Idulfitri.
“Dengan adanya subsidi transportasi, terutama untuk jalur penerbangan, biaya distribusi bisa ditekan, dan harga bahan pokok di pasaran diharapkan turun,” pungkas Rusdi. (ADV/DPRD/SAMARINDA)







