Kosmopolitan.id, Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda mulai mengarahkan pengembangan sekolah terpadu di kawasan Loa Bakung sebagai model pendidikan nasional.
Sekolah yang menggabungkan jenjang SD, SMP, dan SMA ini kini telah menerapkan sistem bilingual atau dua bahasa dalam proses belajar mengajar.
Wali Kota Samarinda Andi Harun yang meninjau langsung aktivitas di sekolah tersebut pada Kamis (24/7/2025), menyebut bahwa konsep sekolah terpadu dengan sistem bilingual menjadi salah satu terobosan yang disiapkan Pemkot untuk menjawab tantangan pendidikan di era global.
“Kita ingin menciptakan lingkungan pendidikan yang berstandar global. Sekolah ini disiapkan bukan hanya untuk mengejar nilai akademik, tapi juga untuk membentuk karakter dan akhlak siswa,” ujar Andi Harun usai berkeliling meninjau seluruh area sekolah.
Sekolah terpadu yang berada di Jalan Jakarta, Loa Bakung ini mencakup SD Negeri 028, SMP Negeri 16, dan SMA Prestasi. Tahun ini, kegiatan belajar mulai berjalan dengan jumlah siswa masing-masing 75 orang per angkatan untuk SD dan SMP, sementara di jenjang SMA baru dimulai dengan 27 siswa.
Dalam kunjungannya, Andi Harun menilai kondisi fisik sekolah sudah memadai. Meski ada beberapa kekurangan minor, ia optimistis semua bisa diselesaikan dalam waktu dekat. “Dalam sisa masa kontraknya akan kita sempurnakan. Saya beri nilai 9,7 dari 10,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya penyempurnaan sebelum peresmian resmi dilakukan. Evaluasi menyeluruh akan dilakukan terlebih dahulu untuk memastikan seluruh fasilitas dan metode pengajaran benar-benar sesuai dengan standar yang ditargetkan.
“Kami ingin sekolah ini menjadi acuan nasional. Karena itu, perbaikan kecil harus dirampungkan dulu sebelum kita tetapkan sebagai role model,” sebutnya.
Andi Harun juga menitipkan pesan khusus kepada para guru agar tidak hanya fokus pada aspek akademik, melainkan juga mampu menjadi panutan dalam membentuk karakter siswa. “Ajarkan yang baik-baik, karena pendidikan itu bukan hanya soal pelajaran di kelas, tapi juga soal membentuk manusia seutuhnya,” pungkasnya. (Redaksi)







