Don't Show Again Yes, I would!

Parkir Plaza 21 Tawarkan Harga Lebih Murah dari Parkir dalam Mall

Gedung eks Plaza 21 kini bisa dimanfaatkan sebagai tempat parkir roda dua dan roda empat, Selasa (15/4/2025). (Redaksi)

Kosmopolitan.id, Samarinda – Tarif parkir yang kian mahal di sejumlah pusat perbelanjaan seperti Big Mall dan City Centrum menuai keluhan warga. Meski pemerintah telah menyediakan opsi parkir di basement eks Plaza 21, kenyataannya belum banyak masyarakat yang bisa mengakses layanan ini secara optimal. Lokasi yang kurang strategis dan fasilitas yang belum ramah pengguna membuat pilihan ini kurang diminati.

Terletak di Jalan Niaga Utara, lahan parkir eks Plaza 21 sebenarnya dikelola langsung oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda. Namun, genangan air di pintu masuk basement dan suasana yang sepi membuat banyak warga ragu. Sinyo, seorang pengendara motor yang baru pertama kali parkir di lokasi tersebut, mengaku awalnya tidak yakin karena tempatnya gelap dan tidak terlihat ramai.

“Dari luar kelihatan sepi. Tulisan petunjuknya juga kecil, jadi awalnya saya kira bukan untuk umum,” ujar Sinyo

Tarif parkir yang diterapkan Dishub di lokasi ini memang lebih murah. Untuk roda dua hanya dikenakan Rp 2.000 dan roda empat Rp 4.000, sesuai Perda Kota Samarinda Nomor 1 Tahun 2024. Namun, fasilitas ini hanya aktif sampai pukul 22.00 Wita dan kapasitasnya pun terbatas, hanya mampu menampung sekitar 25 mobil dan 20 motor.

Kepala Bidang Lalu Lintas Jalan Dishub Samarinda, Didi Zulyani, mengakui fasilitas ini masih belum populer karena minim sosialisasi. Ia menyebut layanan sudah dibuka sejak 2023, namun belum banyak diketahui publik.

“Kami baru aktifkan sampai malam tahun ini. Tapi memang belum banyak yang tahu karena kami juga belum intens promosi,” katanya.

Padahal, mahalnya tarif parkir progresif di mall telah memunculkan celah baru bagi praktik parkir liar. Didi bahkan menyebut ojek online kerap memilih berhenti di luar area resmi untuk menghindari tarif tinggi yang bisa mencapai Rp 14.000 hanya dalam hitungan jam.

Di tengah sorotan publik, rencana jangka panjang Pemkot untuk membangun ulang gedung eks Plaza 21 menjadi gedung parkir modern masih belum berjalan. Didi menyebut Dishub hanya bisa menunggu keputusan dan realisasi pembangunan dari pemerintah kota.

“Sambil menunggu dibangun ulang, untuk sementara kami manfaatkan saja yang ada,” pungkasnya. (Redaksi)

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Space Iklan Disewakan